Cara Membuat Obat Pelancar Haid

Diposting oleh Tips Sehat

Cara Membuat Obat Pelancar Haid - Didalam kehidupan seorang wanita tidak akan lepas dari proses siklus haid normal yang mana akan terjadi secara periodik atau berkala setiap bulannya. Ketika siklus haid terganggu misalnya haid jadi lebih lama dan sebagainya maka hal ini akan secara tidak langsung akan mengganggu kehidupan anda. Ketika ini terjadi, tidak jarang seorang wanita akan mengalami stress, emosi, depresi, dan gangguan psikologis lainnnya. Hormon menstruasi punya peranan penting dalam mengontrol proses menstruasi, diantaranya berkaitan juga dengan waktu terjadinya menopause, anovulasi, nyeri saat menstruasi, kegemukan dan berat badan lainnya.

Cara Membuat Obat Pelancar Haid
Untuk anda yang saat ini sedang mampet haidnya, anda bisa meracik dari bahan alami sebagai Obat Pelancar Haid alami dan begitu menyehatkan di bandingkan dengan bahan kima yang kurang bagus untuk kesehatan anda, dan mari simak baik-baik dan segera meramunya.
  1. Makan Buah - Ketika haid anda tidak lancar dan sering telat, hal yang terbaik anda lakukan adalah anda harus rajin makan buah, yaitu buah nanas dan juga buah pepaya. Kandungan dua buah tersebut mempunyai kandungan vitamin dan juga mineral yang tinggi sehingga membantu proses dari melancarkan haid.
  2. Asam Jawa - Asam jawa juga bisa digunakan untuk obat pelancar haid, karena asam jawa ini bisa mengatasi rasa nyeri saat haid dan juga melancarkan haid. Indonesia kaya dengan tanaman asam jawa, sehingga kita bisa menemukannya dimana saja dan ini cocok untuk mengobati haid tidak lancar.
  3. Jeruk Nipis - Kandungan dari jeruk banyak sekali akan vitamin C, zinc, kemudian fosfor, mineral dan juga lemak protein. Ini bagus juga untuk kesehatan dalam hal ini beguna untuk proses melancarkan haid.
Baca Juga: Cara Alami Mengatasi Telat Datang Bulan
Dari ketiga bahan di atas semua pada dasarnya sangat aman ketika di gunakan untuk mengatasi keterlambatan haid anda, jadi anda tidak perlu ragu untuk membuatnya, akan tetapi, sebelum anda menggunakannya alangkah baiknya anda konsultasikan dulu pada dokter anda, agar andapun dapat di arahkan dari dokter tersebut bagaimana langkah baiknya. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait



{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar